jump to navigation

Komitmen OpenSource June 4, 2008

Posted by ggwl in Uncategorized.
trackback

Oleh : Budy Susanto

http://budsus.wordpress.com

untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan yang melibatkan banyak pihak, maka komitmen harus dimiliki oleh setiap pribadi yang terlibat, demikian juga organisasinya. Ini salah satu faktor terpenting untuk keberhasilan proyek TI/SI.

Demikian juga dengan penerapan OpenSource di Indonesia. Tidak hanya pemerintah saja yang harus punya komitmen, tapi juga setiap pribadi yang besedia mengambil peran di dalamnya. Komitmen ini tidak dapat setengah atau tiga perempat, tapi harus penuh. Saya percaya semangat untuk hal ini sangat besar, walaupun kendala juga besar, terutama kendala dari pribadi masing-masing.

Yang jelas adalah kita tidak mungkin memaksakan, tapi yang harus dilakukan adalah selalu memberikan wawasan dan pengertian yang terus menerus. Dunia pendidikan adalah tempat habitat yang sangat baik untuk memberikan suasana “demokrasi” teknologi informasi seperti ini. Walau terkadang, jujur saja, secara pribadi ingin juga memaksa untuk menggunakan produk OpenSource. Ketika sadar bahwa produk OpenSource perlu dipertimbangkan, karena sudah merasakan manfaatnya

Tapi sekarang, produk OpenSource boleh di katakan tidak kalah dengan produk proprietary lainnya, bahkan dalam beberapa hal produk OpenSource lebih diunggulkan daripada produk sejenis yang proprietary. Sehingga harusnya kesempatan untuk terus menggulirkan pemakaian produk OpenSource menjadi lebih terbuka. Terkadang memang perlu pemaksaan, dan lebih baik hal itu dilakukan di lingkungan internal organisasi/perusahaan. Setelah fase pemakaian produk OpenSource dapat diterima, maka fase berikutnya yang harus dilanjutkan adalah fase peran serta dalam komunitas-komunitas produk-produk OpenSouce yang kita gunakan. Hal ini penting, karena membangun produk berbasis pada komunitas bukanlah pekerjaan yang mudah. Ada yang mengatakan hampir 50% proses pengembangan produk OpenSource dilakukan oleh pengembang inti, dan dari 1000 pemakai sebuah produk OpenSource, hanya ada 10 yang berperan memberikan informasi bug (kesalahan sistem), dan hanya 1 yang terlibat dalam pemberian patches (pembetulan). Sehingga sangat perlu kita juga menumbuhkan semangat untuk terlibat dalam pengembangan produk OpenSource yang kita gunakan.

Saya percaya, jika komitmen untuk menggunakan produk OpenSource terus ditumbuhkan, pada suatu saat ini, kita dapat melihat suatu perubahan yang sangat besar di industri perangkat lunak di negara kita ini. Saya selalu mengagumi Eropa yang tetap bersemangat untuk mendukung gerakan OpenSource, sehingga dapat memberikan “perlawanan” terhadap penguasaan pasar dari vendor-vendor proprietary.

“REKAN REKAN GELORA SEMOGA SAJA BISA KOMITMEN DENGAN GNU/LINUX TANPA MENCAMPUR ADUKKAN DENGAN PRODUK LAIN ”


Salam Hangat

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: